Perasaan

Nak ku luahkan

Terkelu lidah tanpa bicara

Nak ku pendam

Hati merana meracun diri

Mengapa sukar hendak difahami

Walaupun ia dapat dirasai

Mengapa hadir melamar jiwa

Walaupun ia tanpa diundang

Kadang ku terpaksa

Dilambung ombak di lautanya

Hanyut entah ke mana

Ke pulau terdampar atau ke dasar terpasak

Tanpa secebis ruang

Untuk aku memilih

Namun sampai bila

Membiar zahir terdiam beku

Walau jiwa keinginannya membuak

Puas ku cuba renungi

Rupanya ada sekelumit rahsia

Boleh diungkap dijelmakan

Dengan menyandarkan pada yang Esa

Pasti tiada dikecewakan

Blok M, Kampus Kusza,  24 Feb 09

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s